Assalamu alaikum wr.wb semuanya Pada kesempatan ini, saya akan bagikan wawasan berkaitan dgn internet.
Kita mungkin sudah sangat mengenal jenis-jenis jaringan internet, namun apakah kita sudah tahu perbedaan diantara jaringan tersebut, sekaligus menambah wawasan, mari kita meluncur:
-)WAP dengan GPRS : WAP adalah kependekan dari Wireless Aplication Protocol adalah teknologi seperti WWW dan merupakan protocol untuk mengakses internet melalui HP, sedangkan GPRS ( General Packet Radio Service ) adalah teknologi koneksi yang digunakan oleh HP tersebut menuju jalur Internet. Misalnya, kita menggunakan pada PC yang terkoneksikan Speedy.
-)GPRS ( General Pocket Radio Service ) Suatu teknologi yang memungkinkan pengiriman dan peneriman data lebih cepat debandingkan dengan penggunaan teknologi Circuit Switch Data atau CSD. Jaringan ini memiliki kecepatan data mencapai 35-171 KiloBits per second (Kbps). Penggabungan layanan teknologi seluler dengan GPRS ( General Packet Radio Service ) menghasilkan generasi baru yang disebut 2,5G. Sistem GPRS dapat digunakan untuk transfer data (dalam bentuk paket data) yang berkaitan dengan email, dan gambar (MMS), Wireless Application Protocol (WAP), atau World Wide Web(WWW).
-)Sinyal E atau EDGE Generasi setelah GPRS adalah EDGE (Enhanced Data rate for GSM Eavolution). Walau disebut “Evolution” sinyal E tidak begitu cepat untuk data transfernya. Kecepatan data transfer sinyal EDGE ini antara 120 Kbps sampai dengan 384 Kbps. Pada Smartphone iPhone generasi awal sinyal EDGE adalah jaringan tertinggi yang bisa dipindah. Walau agak lambat, namun sinyal E tidak terlalu menjemukan dibandingkan sinyal GPRS.
3G Sinyal 3G mungkin sedang menjadi andalan di Indonesia. Sinyal 3G sebenarnya turunan dari 2G atau GPRS. 3G sendiri adalah 3GPRS atau GPRS versi 3. Yang membedakan adalah protokol transfer data yang menggunakan UMTT (United Mobile Telecommunication Technology). Kecepatan datanya dimulai dari 384 Kbps sampai 2 Mbps. Untuk membuka di HP, sinyal 3G lumayanlah, walau memang butuh kestabilan sinyal yang diterima.
-)HPSA/HSDPA Generasi jaringan berikutnya adalah HSPA (High Speed Packet Access) atau kadang dikenal dengan 3,5G. Sedikit lebih cepat dari sinyal 3G, transfer datanya antara 600 Kbps hingga10 Mbps. Meski sebenarnya hanya rata-rata 1-3 Mbps. Sedangkan jaringan HSDPA (High Speed Downlink Packet Access) atau H+ memiliki kecepatan mencapai 7,2 Mbps. Untuk membuka di HP, jaringan H ini dapat sangat diandalkan. Sayangnya, sinyal H sulit untuk terlacak di daerah-daerah tertentu khususnya daerah pelosok.
-)4G atau LTE 4G adalah singkatan dari istilah dalam bahasa Inggris : fourth-generation technology. Istilah ini umumnya digunakan mengacu kepada standar generasi keempat dari teknologi telepon seluler. 4G merupakan pengembangan dari teknologi 3G dan 2G . Sistem 4G menyediakan jaringan pita lebar ultra untuk berbagai perlengkapan elektronik, contohnya telpon pintar dan laptop menggunakan modem USB. Terdapat dua kandidat standar untuk 4G yang dikomersilkan di dunia yaitu standar WiMAX (Korea Selatan sejak 2006) dan standar Long Term Evolution (LTE) (Swedia sejak 2009). Di Indonesia, WiMAX pertama kali diluncurkan oleh PT. FirstMedia dengan merk dagang Sitra WiMAX sejak Juni 2010. Kemudian teknologi LTE pertama kali diluncurkan oleh PT. Internux dengan merek dagang Bolt Super 4G LTE sejak 14 November 2013.
-)WiMax WiMAX adalah singkatan dari Worldwide Interoperability for Microwave Access,merupakan teknologi akses nirkabel pita lebar (broadband wireless access atau disingkat BWA) yang memiliki kecepatan akses yang tinggi dengan jangkauan yang luas. WiMAX merupakan evolusi dari teknologi BWA sebelumnya dengan fitur- fitur yang lebih menarik. Disamping kecepatan data yang tinggi mampu diberikan, WiMAX juga merupakan teknologi dengan open standar. Dalam arti komunikasi perangkat WiMAX diantara beberapa vendor yang berbeda tetap dapat dilakukan (tidak proprietary). Dengan kecepatan data yang besar (sampai 70 MBps), WiMAX dapat diaplikasikan untuk koneksi broadband ‘last mile’, ataupun backhaul.
-)Wi-Fi Wi-Fi merupakan salah satu varian teknologi komunikasi dan informasi yang bekerja pada jaringan dan perangkat WLAN (wireless local area network) yang didasari pada spesifikasi IEEE 802.11. Dengan kata lain, Wi-Fi adalah sertifikasi merek dagang yang diberikan pabrikan kepada perangkat telekomunikasi (internet) yang bekerja di jaringan WLAN dan sudah memenuhi kualitas kapasitas interoperasi yang dipersyaratkan. Standar terbaru dari spesifikasi 802.11a atau b, seperti 802.16 g, saat ini sedang dalam penyusunan, spesifikasi terbaru tersebut menawarkan banyak peningkatan mulai dari luas cakupan yang lebih jauh hingga kecepatan transfernya.
Itulah beberapa perbedaan dari jaringan internet, terima kasih dan jangan lupa berkomentar.
Bagi Pengguna mwb yang berkenan, tolong Rate Blog Ini, terima kasih
-)WAP dengan GPRS : WAP adalah kependekan dari Wireless Aplication Protocol adalah teknologi seperti WWW dan merupakan protocol untuk mengakses internet melalui HP, sedangkan GPRS ( General Packet Radio Service ) adalah teknologi koneksi yang digunakan oleh HP tersebut menuju jalur Internet. Misalnya, kita menggunakan pada PC yang terkoneksikan Speedy.
-)GPRS ( General Pocket Radio Service ) Suatu teknologi yang memungkinkan pengiriman dan peneriman data lebih cepat debandingkan dengan penggunaan teknologi Circuit Switch Data atau CSD. Jaringan ini memiliki kecepatan data mencapai 35-171 KiloBits per second (Kbps). Penggabungan layanan teknologi seluler dengan GPRS ( General Packet Radio Service ) menghasilkan generasi baru yang disebut 2,5G. Sistem GPRS dapat digunakan untuk transfer data (dalam bentuk paket data) yang berkaitan dengan email, dan gambar (MMS), Wireless Application Protocol (WAP), atau World Wide Web(WWW).
-)Sinyal E atau EDGE Generasi setelah GPRS adalah EDGE (Enhanced Data rate for GSM Eavolution). Walau disebut “Evolution” sinyal E tidak begitu cepat untuk data transfernya. Kecepatan data transfer sinyal EDGE ini antara 120 Kbps sampai dengan 384 Kbps. Pada Smartphone iPhone generasi awal sinyal EDGE adalah jaringan tertinggi yang bisa dipindah. Walau agak lambat, namun sinyal E tidak terlalu menjemukan dibandingkan sinyal GPRS.
3G Sinyal 3G mungkin sedang menjadi andalan di Indonesia. Sinyal 3G sebenarnya turunan dari 2G atau GPRS. 3G sendiri adalah 3GPRS atau GPRS versi 3. Yang membedakan adalah protokol transfer data yang menggunakan UMTT (United Mobile Telecommunication Technology). Kecepatan datanya dimulai dari 384 Kbps sampai 2 Mbps. Untuk membuka di HP, sinyal 3G lumayanlah, walau memang butuh kestabilan sinyal yang diterima.
-)HPSA/HSDPA Generasi jaringan berikutnya adalah HSPA (High Speed Packet Access) atau kadang dikenal dengan 3,5G. Sedikit lebih cepat dari sinyal 3G, transfer datanya antara 600 Kbps hingga10 Mbps. Meski sebenarnya hanya rata-rata 1-3 Mbps. Sedangkan jaringan HSDPA (High Speed Downlink Packet Access) atau H+ memiliki kecepatan mencapai 7,2 Mbps. Untuk membuka di HP, jaringan H ini dapat sangat diandalkan. Sayangnya, sinyal H sulit untuk terlacak di daerah-daerah tertentu khususnya daerah pelosok.
-)4G atau LTE 4G adalah singkatan dari istilah dalam bahasa Inggris : fourth-generation technology. Istilah ini umumnya digunakan mengacu kepada standar generasi keempat dari teknologi telepon seluler. 4G merupakan pengembangan dari teknologi 3G dan 2G . Sistem 4G menyediakan jaringan pita lebar ultra untuk berbagai perlengkapan elektronik, contohnya telpon pintar dan laptop menggunakan modem USB. Terdapat dua kandidat standar untuk 4G yang dikomersilkan di dunia yaitu standar WiMAX (Korea Selatan sejak 2006) dan standar Long Term Evolution (LTE) (Swedia sejak 2009). Di Indonesia, WiMAX pertama kali diluncurkan oleh PT. FirstMedia dengan merk dagang Sitra WiMAX sejak Juni 2010. Kemudian teknologi LTE pertama kali diluncurkan oleh PT. Internux dengan merek dagang Bolt Super 4G LTE sejak 14 November 2013.
-)WiMax WiMAX adalah singkatan dari Worldwide Interoperability for Microwave Access,merupakan teknologi akses nirkabel pita lebar (broadband wireless access atau disingkat BWA) yang memiliki kecepatan akses yang tinggi dengan jangkauan yang luas. WiMAX merupakan evolusi dari teknologi BWA sebelumnya dengan fitur- fitur yang lebih menarik. Disamping kecepatan data yang tinggi mampu diberikan, WiMAX juga merupakan teknologi dengan open standar. Dalam arti komunikasi perangkat WiMAX diantara beberapa vendor yang berbeda tetap dapat dilakukan (tidak proprietary). Dengan kecepatan data yang besar (sampai 70 MBps), WiMAX dapat diaplikasikan untuk koneksi broadband ‘last mile’, ataupun backhaul.
-)Wi-Fi Wi-Fi merupakan salah satu varian teknologi komunikasi dan informasi yang bekerja pada jaringan dan perangkat WLAN (wireless local area network) yang didasari pada spesifikasi IEEE 802.11. Dengan kata lain, Wi-Fi adalah sertifikasi merek dagang yang diberikan pabrikan kepada perangkat telekomunikasi (internet) yang bekerja di jaringan WLAN dan sudah memenuhi kualitas kapasitas interoperasi yang dipersyaratkan. Standar terbaru dari spesifikasi 802.11a atau b, seperti 802.16 g, saat ini sedang dalam penyusunan, spesifikasi terbaru tersebut menawarkan banyak peningkatan mulai dari luas cakupan yang lebih jauh hingga kecepatan transfernya.
Itulah beberapa perbedaan dari jaringan internet, terima kasih dan jangan lupa berkomentar.
Bagi Pengguna mwb yang berkenan, tolong Rate Blog Ini, terima kasih
Berikut adalah ciri-ciri atau gejala yang biasanya terjadi jika perangkat Android Anda terkena serangan virus: 1.Baterai Menjadi Boros Sebagai pemilik Android pasti mengetahui ponselnya boros pulsa akibat Android kena virus atau karena banyaknya aktivitas yang dilakukan oleh pengguna, karena pengguna Android pasti mengetahui kisaran penggunaan smartphonenya, jadi jika tanpa sebab baterai yang dipakai tiba-tiba lowbat kemungkinan perangkat Anda terkena serangan virus. Contohnya seperti adware, salah satu jenis virus yang secara terus menerus mengirim iklan kepada pengguna sehingga pengguna mengalami boros pada baterai. 2. Seringnya Mendapatkan Gangguan Pada Saat Melakukan Panggilan/Dropped Call Malware mobile dapat mempengaruhi panggilan masuk pada Android yang terkena virus, malware jenis ini cukup mengganggu terutama pada saat terjadinya percakapan ketika pengguna melakukan telepon. Misalnya, pada saat terjadi kontak percakapan telepon tiba- tiba telepon mati atau terdengar suara- suara aneh. Malware jenis ini bisa menguping jenis pembicaraan yang dilakukan melalui Android, namun malware tidak lantas bisa dijadikan satu-satunya tersangka jika terjadi gangguan semacam ini. Karena bisa saja karena terjadi gangguan yang berasal dari operator. 3. Boros Pulsa Atau Tagihan Telepon Membengkak Boros pulsa dan membengkaknya tagihan pada telepon merupakan salah satu dari efek Android terkena virus, sebab malware pencuri pulsa menggunakan berbagai macam tehnik pencurian pulsa misalnya dengan mengirim SMS ke nomor tertentu dengan tarif premium. Namun tidak semua malware agresif ada yang hanya mengirim SMS sebulan sekali ada yang seminggu sekali, jenis malware ini adalah yang paling merugikan karena langsung otomatis menghapus diri sendiri tidak meninggalkan jejak setelah selesai menguras tagihan/pulsa pada pengguna dengan cepat. Jadi bagi pengguna Android sebaiknya mengecek tagihan telepon agar bisa mengetahui jika ada pemakaian yang mencurigakan, karena bisa jadi hal itu karena serangan malware. 4. Konsumsi Data Naik Drastis Mirip dengan keanehan atas tagihan telepon, jika terjadi kenaikan konsumsi data secara drastis bisa jadi akibat Android kena virus. Malware jenis ini menyerang penggunaan paket data. Hal ini bisa dilihat dari terjadinya perubahan pola upload dan download, jika pada ponsel Android Anda terjadi kegiatan upload dan download yang mencurigakan pertanda ada seseorang atau sesuatu yang sedang memanfaatkan koneksi internet perangkat Anda. 5. Performa Hp Menurun Malware jenis ini bisa membuat kinerja hp menurun secara drastis, salah satu cara untuk memastikannya adalah dengan menginstall aplikasi CPU monitor yang ada pada Google Play. Di sana akan diketahui apa memang karena aplikasi yang banyak memakan RAM atau karena beban CPU atau karena Android kena virus. Tindakan Mencegah Malware Ada beberapa tindakan yang perlu diambil jika Android kena virus malware: Menghapus aplikasi yang terkait dengan malware Meningkatkan keamanan, di Google Play Store ada banyak aplikasi keamanan gratis yang bisa diunduh. Benar-benar memperhatikan jenis permission yang diminta oleh tiap aplikasi Android
